Senin, 19 Mei 2014

ATM Bank Muamalat Nyaris Dibobol Maling

Baubau, Metropol - Kasus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kerap terjadi. Dua pekan lalu, peristiwa  itu terjadi di Kota Baubau. ATM Bank Muamalat Cabang Baubau yang terletak di halaman depan sisi kanan Umna Wolio Plaza dibobol kawanan maling sekitar pukul 03:00 Wita.

Kawanan maling itu melakukan aksinya dengan cara menarik brankas ATM menggunakan mobil pick-up berwarna hitam. Beruntung upaya oknum tidak bertanggungjawab itu berhasil digagalkan salah seorang satpam Umna Wolio Plaza yang bernama Marwan yang saat itu sedang berpatroli dilantai dua pada gedung berlantai empat itu.

Mengetahui kejadian aksi kawanan maling itu, awalnya Marwan mendengar suara benturan yang cukup keras dibagian lantai dasar Umna Wolio Plaza itu. Pihaknya langsung melakukan pengecekan dan melihat kawanan pencuri yang menarik brankas ATM dengan menggunakan mobil pick-up berwarna hitam.

Mengetahui hal itu, pihak satpam langsung meneriaki kawanan maling itu, hingga akhirnya mereka (kawanan maling, red) tampak kalang kabut dan langsung melarikan diri meninggalkan brankas ATM itu.

Beruntung tidak berakibat kerugian banyak pada kejadian itu. Hanya saja brankas kasir ATM Bank Muamalat yang berusaha diangkat kawanan pencuri ke mobil itu rusak. Selain itu kawanan pencuri itu memecahkan kaca gedung ATM saat berupaya membawa brankas ATM keluar gedung.

Kapolres Baubau AKBP Eko Wahyuniawan, S.IK melalui Kasubag Humas Polres Baubau Iptu Yohanes L menuturkan, saat ini pihak kepolisian Polres Baubau tengah melakukan penyelidikan atas kasus pembobolan tersebut. Ia mengaku pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin hingga kasus tersebut tuntas. “Kami tengah berupaya untuk mengusut kasus ini sampai benar-benar pelakunya ditangkap. Tim Buser maupun Intel masih melakukan tahap penyelidikan dan pencariam para pelaku pembobol sin ATM itu,” tuturnya.

Lanjutnya, pihaknya belum mendapatkan perkembangan untuk mengungkap kasus tersebut. Apalagi belum ada saksi yang dimintai keterangannya mengarah kepada para pelaku pembobolan mesin ATM itu. Selain itu pula, bukti yang dikumpulkan dilapangan sangat minim sehingga membuat kasus ini masih buram. (Daksan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar