Jakarta, Metropol - Untuk mengantisipasi kebocoran serta kelancaran pendistribusian soal ujian nasional (UN) dan Lembar Jawaban Komputer (LJK), Polres Jakarta Utara mengerahkan 300 personil.
“Ada 300 kekuatan personil dari Polres Jakarta Utara. Kami mengamankan penjagaan di tempat penyimpanan dan saat pendistribusian ke masing-masing SMA. Satu sekolah dikawal dua personil,” kata Kasat Binmas Polres Jakarta Utara, AKBP Nurdi Satriadji.
Nurdi yang melakukan pengawasan, sekitar pukul 05.00 WIB menjelaskan, untuk Jakarta Utara ada 81 SMA dan 76 SMK dimana Jakarta Utara ada 3 rayon, yakni rayon 3 ada di SMA 13, rayon 4 ada di SMA 75, rayon 5 ada di SMA 111 Penjaringan.
Menurut Nurdi sistem pengamanan distribusi soal dan LJK Ujian Nasional ini dilakukan sejak dokumen ujian nasional di drop, yakni pada hari sabtu (12/4) saat soal ujian di drop di masing-masing rayon.
“Pengamanan ini kami lakukan agar tidak terjadi kebocoran. Jadi kami awasi agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kasat Binmas Polres Jakarta Utara AKBP Nurdi Satriadji.
Anggota yang melakukan pengawal sejak soal UN diambil pihak sekolah di rayon masing-masing, hingga selesai ujian dimana soal tersebut dikembalikan lagi ke rayon pengambilan semula.
Noviola Leni, Kepala Sekolah SMAN 13 sekaligus Ketua Rayon 03 Jakarta Utara mengatakan, rayon yang ia koordinasi terdiri dari 26 sekolah swasta dan 6 sekolah negeri.
“Hingga kini distribusi soal UN berjalan lancar karena dijaga, Pak polisi. Dan sampai saat ini tidak ada kebocoran soal UN. Kita meminta untuk jangan percaya dengan soal atau jawaban oleh pihak lain karena itu menyesatkan,” tukasnya. (Heroe)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar