Selasa, 18 September 2012

Senjata Teroris di Luar Kontrol TNI

Jakarta, Metropol.

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan, hingga kini pihaknya turut mengawasi tindakan radikal terorisme yang mengacaukan keamanan wilayah NKRI. Selain itu, pihaknya juga ikut mengawasi peredaran senjata yang dimiliki kelompok penebar teror tersebut.

Namun menurut Agus, kemungkinan senjata-senjata yang digunakan teroris untuk menebar teror di Indonesia berasal dari jalur yang tak diketahui pasukannya di kawasan perbatasan.

"Pengawasan sudah kita lakukan, tetapi barangkali mereka mendapatkan senjata dari jalan-jalan yang tak terpantau oleh kita," kata Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono saat ditemui di Gedung DPR, pekan lalu.

Lebih lanjut, Panglima menjelaskan, tak sedikit para anggota terorisme itu belajar dan berlatih di Filipina. "Nah cara masuk ke Indonesia ini banyak, kalau jalur yang ke sweeping pasti enggak bisa, tentu mereka lewat jalur yang tidak terawasi," ungkap Panglima.

Menurut Panglima, aparat intelijen dari pihaknya juga telah mendeteksi dini untuk mengetahui aktivitas pelaku teror. "Tetapi memang peraturan perundangan kita mengetahui ada hal-hal yang akan terjadi, kita hanya bisa mencegah dan mengimbau, tidak bisa melakukan tindakan seperti dulu," pungkasnya. (Kamal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar